Sabtu, 29 September 2018

Robin Williams bunuh diri karena depresi

Robin WilliamsSiapa yang tidak kenal dengan aktor komedian kawakan yang sudah membintangi beberapa film komedi,  secara mengejutkan ditemukan telah tewas akibat bunuh diri, beberapa hari yang lalu tepatnya pada hari Senin tanggal 11 Agustus 2014 pagi hari waktu Utara California Robin Williams ditemukan sudah tidak bernafas dan berdasarkan pemeriksaan autopsi penyebab kematiannya adalah karena Asphyxia (asfiksia) yaitu kurangnya oksigen dan meningkatnya karbon dioksida dalam darah serta jaringan yang mengakibatkan terjadinya gangguan pernafasan serta terganggunya kerja jantung.

Asphyxia secara umum disebabkan oleh karena berbagai macam faktor seperti penyakit asma, tumor dan penyakit lain yang berhubungan dengan pernafasan, namun bisa juga karena faktor keadaan misalnya tercekik, tersedak, sesak nafas karena menghirup asap dan faktor lainnya karena korban mengalami kesulitan untuk bernafas dengan normal sehingga dapat mengakibatkan kematian, demikian pula dengan kasus Robin diperkirakan penyebab kematiannya adalah bunuh diri yang berkaitan dengan asphyxia seperti yang dilansir oleh Men's Health.

Siapa yang tidak kenal dengan aktor komedian kawakan yang sudah membintangi beberapa film   Robin Williams bunuh diri karena depresiPenyebab dari tindakannya menurut keluarga adalah karena kondisinya akhir-akhir sebelum kematiannya yaitu karena depresi berat yang dialaminya sehingga kondisi ini dapat membuat seseorang mengambil tindakan jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya, di usianya yang ke 63 ini Robin mengakhiri hidupnya hanya karena tekanan berat yang dialaminya selama ini dan kita sangat dikejutkan dengan kematiannya yang secara-tiba-tiba, selama ini Robin selalu menghibur para penontonnya dan menutupi keadaanya yang depresi berat dan dia hidup seperti layaknya orang normal.

Pihak keluarga meminta kepada masyarakat dunia untuk tidak fokus kepada kematian Robin atau peristiwa bunuh diri yang dialaminya tapi biarlah karya-karyanya yang bisa menghibur orang-orang yang menontonnya bisa menjadi sesuatu hal yang bermanfaat, namun biarlah peristiwa ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita untuk kita berhati-hati saat menghadapi depresi.

Karena itu saat kita mengalami depresi apalagi jika kondisi sudah terasa sangat berat cobalah untuk mengambil tindakan medis dengan cara berkonsultasi atau melakukan terapi yang disarankan oleh psikiater sehingga keadaan ini tidak terus berlarut-larut dan bertambah parah, memang tidak semua orang yang mengalami depresi berat berpikiran untuk mengakhiri hidupnya atau dengan cara bunuh diri tapi lebih baik mencegah jangan sampai keadaan depresi yang begitu berat membuat kita kehilangan akal dan melakukan tindakan yang tidak wajar.

Untuk stres yang masih ringan mungkin kita bisa dengan melakukan relaksasi seperti mendengarkan musik, rekreasi, bersosialisasi, menekuni hobi, berjalan-jalan bersama teman atau keluarga, atau kegiatan-kegiatan lainnya yang membuat kita bisa lepas dari stres, namun jika keadaan depresi sudah sangat berat sebaiknya berkonsultasi dengan psikiater untuk diberi pengobatan secara medis karena relaksasi yang disebutkan sebelumnya tidak dapat memberi dampak yang nyata untuk pemulihan kondisi depresi berat.

Itulah artikel mengenai peristiwa Robin williams yang melakukan bunuh diri karena depresi yang dialaminya semoga peristiwa ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita untuk tidak menganggap sepele jika terjadi stres atau depresi, jadi salah satu solusi adalah dengan berkonsultasi dengan psikiater agar dapat dilakukan tindakan pengobatan yang benar.
Semoga bermanfaat.

Simak juga artikel sebelumnya mengenai: 6 Makanan untuk meredakan stres

Sumber: merdeka.com/sehat
Image source: archive.4plebs.org

0 komentar

Posting Komentar