Jumat, 19 Oktober 2018

Mau Tau? Download Gratis E-Book Tips Menulis - Productive Writing  Quantum Writing

Mau Tau? Download Gratis E-Book Tips Menulis - Productive Writing Quantum Writing

Halo anda pembaca sekalian, apa kabarnya? Mudah-mudahan tetap sehat dan senang ya :). Di blog kali ini saya ingin menyebarkan sedikit pengalaman sehabis kemarin-kemarin agak stuck alias buntu Ide dalam menulis blog :) Sehingga dalam beberapa hari, saya lewatkan tanpa satupun postingan terpublish. Ingin sekali menulis tapi otak serasa butek menyerupai kehilangan ide.

Di sela-sela kebuntuan tersebut, saya mulai berkelana ke blog-blog orang lain dengan tujuan untuk mencari ide dan tips-tips yang ampuh untuk membangunkan ide yang menyerupai terkubur jauh di dalam kepala ini. Dan sehabis saya lihat-lihat / amati, ternyata bukan saya seorang saja yang mengalami kebuntuan menyerupai itu, rupanya hampir setiap blogger pernah mengalaminya. Katanya buat seorang penulis / blogger pemula, situasi stuck itu masuk akal saja, justru bagus. Karena setidaknya dengan merasa buntu, kita ditantang untuk sanggup mencari solusi semoga sanggup keluar dari situasi tersebut. Jika kita berhasil melewatinya, berarti kita telah setingkat naik kelas. Dan belakangan, saya juga menemukan makna tersembunyi dari kata STUCK tersebut, yaitu "Serahkan Tuhan Untuk Ciptakan Keajaiban" hehe.. Makara banyak-banyak berdoa juga sama Tuhan, minta dibukakan pintu pandangan gres selebar-lebarnya :)

Dan sehabis mencari-cari tips kesana-kemari, balasannya saya terjerumuskan sama si Mbah Google pada sebuah halaman download ebook wacana tips menulis. Seperti ada pencerhan di sana. Terlihat Ebooknya sangat cantik dan menarik, walaupun saya belum membacanya..hehe. Mungkin alasannya ialah pengaruh judulnya juga kali ya yang out of the box.

Apakah judul Ebooknya? Oke ini dia. Ada dua Ebook, ditulis oleh dua orang penulis yang sudah tidak perlu diragukan lagi kredibilitasnya dalam bidang kepenulisan, yaitu:
1. Productive Writing oleh Mas Arry Rahmawan (arryrahmawan.net)
2. Quantum Writing oleh Mas Rezky Firmansyah. (rezkyfirmansyah.com)

Dan sehabis saya baca, kedua ebook di atas memang ternyata isinya daging semua, gurih dan ngena banget. Saya jadi banyak berguru dari situ, sampai menciptakan saya jadi tergerak juga untuk turut membagikannya lewat postingan sederhana ini. Ada beberapa bab di dalamnya yang juga telah sedikitnya menyadarkan saya bahwa menulis itu jangan banyak mikir dulu. Jangan asal men-judge dulu goresan pena kita nantinya akan buruk dan niscaya tidak ada yang baca. Jangan mikir begitu. Tulis saja dulu. Contohnya goresan pena ini yang juga dibentuk tanpa banyak mikir. :D

Dalam kepenulisan, berlaku aturan "Kuantitas Berbanding Lurus terhadap Kualitas". Semakin banyak kita menulis, maka goresan pena kita yang awalnya memang jelek, lambat laun akan semakin mengatakan kualitasnya. Intinya, jikalau kita serius mau berguru menulis maka ciptakanlah dulu kecintaan terhadap menulis, yaitu dengan cara menulis sebanyak-banyaknya sampai kecintaan itu muncul dengan sendirinya.

Oke eksklusif saja. Untuk mendapat Ebook-nya, anda sanggup eksklusif menuju ke halaman ini >> http://circle.cerdasmulia.net/free-ebook/. Cukup registrasikan email untuk sanggup mampu Ebooknya. Sedot ebooknya, serap ilmu dagingnya.
Selamat berguru dan selamat praktek.
Practice Makes Perfect.

Mau Tau? Bagaimana Membentuk Kebiasaan Dan Kecintaan Menulis?

Mau Tau? Bagaimana Membentuk Kebiasaan Dan Kecintaan Menulis?

Bagaimana Membentuk Kebiasaan Dan Kecintaan Menulis? Sudah banyak dijelaskan di banyak blog dan panduan / ebook wacana tips menulis, sesungguhnya "Menulis" yaitu sebuah skill yang harus terus selalu dilatih secara konsisten supaya menghasilkan goresan pena yang berkualitas dan lezat dibaca tentunya.

Idealnya konsisten yang dimaksud yaitu setiap hari. Makara menulis setiap hari yaitu sebuah pilihan mutlak untuk kita yang gres mencar ilmu menulis dan supaya bisa mempunyai kemampuan menulis yang baik. Dengan menulis setiap hari, maka pikiran dan jari-jari kita akan terlatih untuk bisa menulis secara produktif. Bisa menghasilkan goresan pena dalam jumlah banyak dengan waktu yang singkat.

Namun pada kenyataannya, untuk ukuran seorang penulis atau blogger pemula, menulis setiap hari itu sangatlah susah alias sulit. Bahkan mungkin akan menciptakan kita serasa tersiksa sebab dituntut untuk bisa menghasilkan goresan pena setiap harinya. Ya tapi begitulah seharusnya, tidak ada jalan lain. No Pain No Gain kan ya.

Tidak ada yang instan di dunia ini, mie instan pun perlu direbus dulu. Begitupun dengan kemampuan menulis. Tidak mungkin dan sangat tidak mungkin untuk bisa menjadi penulis handal dalam waktu singkat dengan hanya sedikit latihan. Tengok saja mereka, para penulis best seller, pastinya mereka juga berjuang dulu dan membentuk jam terbang yang tinggi di awal dalam membentuk kemampuan menulisnya.

Pada kebanyakan kasus, alasan seorang penulis pemula mengalami kesulitan dalam mempertahankan konsistensi menulisnya yaitu tidak adanya inspirasi untuk ditulis / kehabisan ide. Ini juga yang sering saya alami.

Ya saya sendiri menyadari bahwa inspirasi untuk ditulis itu sangat banyak dan tersebar di sekitar kita, tinggal kitanya saja yang harus peka. Tapi tetap saja walau sudah tahu bahwa inspirasi itu banyak, masih suka gundah inspirasi mana yang mau diambil untuk kemudian diangkat menjadi sebuah tulisan.

Hingga jadinya sayapun menyadari, masalahnya bukan semata-mata dari kehabisan ide, melainkan sebab kitanya yang terlalu banyak mikir.

Ya..Kebanyakan Mikir. Konteks istilah tersebut memang dalam banyak hal cenderung bermakna agak kurang baik. Mikirnya banyak tapi aksinya kurang, sehingga tidak produktif. Bukannya menghasilkan, yang ada malah tambah mumet sebab mikirnya kebanyakan.

Makara kini jelas, paham apa yang harus kita pegang untuk bisa menghasilkan goresan pena secara konsisten. Ya betul. JANGAN KEBANYAKAN MIKIR, TULIS SAJA DULU.

Apa yang bisa kita tulis? Banyak. Namun secara garis besar, bisa kita kelompokkan bahan-bahan goresan pena itu ke dalam 4 hal berdasarkan topik. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya.
Bagaimana Membentuk Kebiasaan Dan Kecintaan Menulis Mau Tau? Bagaimana Membentuk Kebiasaan Dan Kecintaan Menulis?
commons.wikimedia.org

1. Menuliskan hal yang Dialami

Ini yaitu topik yang paling simpel untuk ditulis, sebab bersumber dari pengalaman eksklusif pastinya. Makara kita sudah tahu seluk-beluknya, tinggal bagaimana kita menuangkannya dalam bentuk tulisan. Hal yang dialami tersebut tentunya bisa macam-macam dan aneka macam tergantung pengalaman eksklusif masing-masing. Kita bisa menuliskan dari mulai pengalaman paling sederhana sampai pengalaman yang cukup kompleks, menyerupai pengalaman liburan ke pantai, pengalaman ketipu dan lain sebagainya.

Jadikan apa yang kita alami sebagai materi bakar kita untuk bisa terus menulis setiap hari. Tidak peduli nantinya ada yang baca atau tidak, atau mungkin dikomentari negatif sebab tulisannya jelek. Tidak usah pikirkan itu, sebab fokus kita di awal ini hanya untuk melatih membiasakan diri menulis dan menumbuhkan kecintaan terhadapnya. Makara jangan ragu untuk menuliskan pengalamannya dalam bentuk tulisan.


2. Menuliskan hal yang Disukai

Hal ke dua ini juga menjadi senjata ampuh untuk kita supaya bisa produktif menulis, yaitu dengan menuliskan hal-hal yang kita sukai. Tentu Anda mempunyai kegemaran terhadap sesuatu, kan. Misal Anda suka nonton film, maka bisa coba buat goresan pena berkaitan dengan film yang sudah ditonton. Bisa berupa review ataupun melaksanakan perbandingan atas tragedi yang terjadi di film dengan kehidupan konkret kita. Fleksibellah.  Suka Fotografi? Olah raga? Musik? atau yang lainnya. Tuliskanlah.

Ataupun mungkin kalau Anda suka menulis, maka bisa juga coba mengangkat tema-tema wacana tips-tips menulis. Seperti yang saya lakukan juga di goresan pena blog ini. Sok" ngasih tips menulis, padahal sebenarnya sedang latihan nulis..hehe. But No Problem, Just Go Ahead. Hajar Bleh.

Tuliskan hal yang kau sukai. Ituh

3. Menuliskan hal yang Dipahami

Ini yaitu senjata ampuh berikutnya yang bisa kau coba untuk membangkitkan inspirasi dan semangat menulis, yakni menulis berdasarkan apa yang kita pahami. Misal kau paham wacana ilmu bahasa Asing dan mungkin expert di sana, bisa coba buat goresan pena wacana tips-tips menguasai bahasa Asing.

Tentunya di sini bukan semata-mata menulis, tapi dengan menuliskan apa yang dipahami untuk dibagikan ke banyak orang- maka pastinya aneka macam benefit yang bisa didapat. Ilmu yang kita punya bisa bermanfaat bagi orang lain, dan merupakan ladang pahala juga, bahkan walau kita sudah tidak lagi hidup di dunia ini.

Makara jangan ragu untuk mengembangkan ilmu yang kita punya. Berbagi tidak akan menciptakan kita kehilangan apa yang kita punya, khususnya ilmu.

4. Menuliskan hal yang Diminati Pembaca

Dan yang ke empat ini bisa dibilang merupakan yang paling sulit untuk dijadikan tulisan, dibandingkan dengan ketiga hal yang disebutkan di atas. Menuliskan hal yang diminati tentunya tidak semudah menuliskan pengalaman eksklusif ataupun menuliskan hobi dan kegemaran. Karena pastinya diharapkan riset dari kita eksklusif untuk mengetahui apa yang dibutuhkan pembaca dan kemana tulisannya akan kita targetkan. Menulis goresan pena jenis ini memerlukan waktu yang lebih usang dan menguras pikiran lebih dalam tentunya.
==================================
**************************************


Oke, itu tadi keempat hal yang bisa kau jadikan materi dalam menciptakan goresan pena dalam rangka membiasakan diri menulis.

Tujuan kita di awal yaitu untuk membiasakan dulu menulis, artinya kita dituntut untuk menulis dalam jumlah banyak di sini. Maka dari itu pilihlah topik yang paling simpel terlebih dahulu. Atau kalau merujuk pada keempat hal di atas, maka perbanyaklah dulu menulis wacana pengalaman dan hal yang disukai. Dengan begitu kita bakal dengan simpel menghasilkan goresan pena atau blog setiap harinya.

Pada kebanyakan masalah juga, hal yang menciptakan para penulis / blogger pemula sulit untuk menulis dengan produktif yaitu - mereka terlalu berfokus pada materi goresan pena yang sulit atau dalam hal ini goresan pena yang diminati pembaca. Sehingga simpel tumbang sebab kehabisan materi atau kesulitan dalam mengembangkan materi tersebut.

Nah jadi begitulah. Sebagai penulis / blogger pemula, yang penting itu perbanyak dulu jam terbang menulis. Caranya sudah jelas, yakni menulislah dalam jumlah banyak, sebanyak yang kau bisa tulis. Telurkan sebanyak mungkin goresan pena dengan menulis setiap hari. Dan rekomendasinya untuk mencapai hal tersebut, tulislah dulu hal-hal yang berdasarkan kau simpel untuk menuliskannya. Sehingga dengan begitu, inspirasi akan terus-menerus muncul tanpa bisa dibendung. Dan sekali lagi, JANGAN KEBANYAKAN MIKIR, oke!!

Jika hal tersebut benar-benar dilakukan, pasti kebiasaan menulis akan terbentuk dan rasa cinta terhadapnya pun akan muncul. Sehingga kita akan mencicipi ada yang kurang kalau tidak menulis dalam sehari. Dari yang awalnya tersiksa untuk menulis, menjadi jatuh cinta. Bahkan justru menjadi tersiksa kalau harus meinggalkannya.

Baik, mungkin dicukupkan sekian goresan pena cara membentuk kebiasaan dan kecintaan menulis ini. Semoga bisa bermanfaat bagi anda pembaca sekalian. Bila ada yang punya tips lain seputar menulis, saya tunggu komentarnya di bawah ya. Sekian dan terima kasih.
Mau Tau? Berguru Menulis Mengalir, Hindari Tombol Backspace

Mau Tau? Berguru Menulis Mengalir, Hindari Tombol Backspace

Bismillahirrahmanirrahiim. Selamat malam anda blog Indravedia.com, di blog kali ini saya ingin membahas satu tips dalam menulis yang sanggup dibilang cukup sederhana tapi bila diterapkan akan sangat powerful, yakni dengan menghindari atau setidaknya meminimalkan menekan tombol backspace ketika mengetik / menulis.

Anda tahu tombol backspace itu untuk apa kan? Ya benar, untuk menghapus goresan pena yang telah kita ketik. Kenapa kita harus menghindari menekan tombol backspace ketika menulis dengan keyboard? Ini bersahabat kaitannya dengan produktifitas. Dengan menghindari atau setidaknya meminimalkan penghapusan,  maka kita sanggup menghasilkan lebih banyak goresan pena tanpa banyak membuang waktu.

Pernahkah anda merasa buntu ketika ingin menuangkan pikiran ke dalam bentuk tulisan. Bingung, mau dari mana dulu atau galau kalimat pembuka menyerupai apa yang harus di tulis. Kemudian anda mencoba menuliskan kata-kata, tapi kemudian dihapus lagi, tulis lagi, hapus lagi alasannya dirasa kurang lezat dibaca. Belum hingga satu baris, kalimat pribadi dihapus begitu saja, mengulang lagi dan lagi, hapus lagi, hingga akkhirnya anda buntu dan tidak jadi menghasilkan satu paragraf pun.

Setidaknya saya sendiri mengakui bahwa apa yang saya tuliskan di atas itu benar adanya, alasannya saya juga sering mengalaminya. Dengan menekan tombol backspace dan menghapus apa yang telah kita tulis, gotong royong kita menyerupai secara tidak pribadi telah melemahkan kinerja berpikir otak kita dalam merangkai kalimat.

Menulis itu tidak lain hanya upaya untuk menuangkan apa yang ada dalam pikiran ke dalam bentuk tulisan. Dan cara terbaik untuk menulis yaitu dengan menulis mengalir apa adanya mengikuti apa yang ada dalam pikiran. Tanpa perlu pusing dulu alasannya banyak typo atau salah dalam penulisan kata, atau kalimatnya yang tidak lezat dibaca, atau memperhatikan jumlah kaliat dalam sebuah paragraf. Lupakan dulu. Semua itu akan sanggup dengan gampang kita lakukan di tahap editing.

Kaprikornus inilah pentingnya memisahkan antara acara menulis itu sendiri dengan acara mengedit. Menulis dan mengedit yaitu acara yang sanggup dibilang jauh berbeda. Menulis harus andalkan otak kanan, apa yang terlintas dalam pikiran tuliskan saja tanpa perlu banyak mikir karenanya akan anggun atau jelek. Dan poleslah / perbaiki selanjutnya dengan tugas otak kiri di tahap editing atau penyuntingan.

Dengan mengikuti cara di atas, memisahkan acara menulis dan mengedit, dengan salah satunya berusaha untuk menghindari menekan tombol backspace, maka produktifitas menulis kita akan dengan cepat meningkat. Anda akan menghasilkan lebih banyak goresan pena dalam waktu yang relatif lebih singkat.

Kaprikornus belajarlah menulis dengan gaya mengalir menyerupai air, mengikuti apa yang kita pikirkan. Tanpa banyak mikir, tanpa banyak kritik goresan pena sendiri. Tak ubahnya menyerupai sedang berbicara, tidak perlu memikirkan dulu kalimatnya supaya tepat dulu gres bicara, uh sungguh niscaya akan memakan banyak waktu terbuah sia-sia. Ucapkan saja atau dalam hal ini, tuliskan saja. Jika ada yang salah tinggal edit dan poles sebelum dipublish. Simple.

Satu lagi tips yang mungkin sanggup membantu anda dalam menulis demi mendukung cara di atas yaitu dengan terlebih dahulu menyetel warna font menjadi sama dengan warna background pada halaman entri, misal dibentuk putih. Sehingga ketika mengetikkan tulsan di keyboard tidak akan terlihat karakter yang muncul, alasannya tersamarkan sesudah diganti wana karakter dengan warna background. Dengan cara menyerupai ini, anda sanggup dengan mengalir menuliskan apa yang adna pikirkan, tanpa memikirkan akan banyak salahnya. Tulislah mengalir, minimal di 10 menit pertama. Sekali lagi hindari dan jangan tekan tombol backspace atau delete. Jangan biarkan otak kita berhenti terlalu usang dan waktu menjadi tidak efektif alasannya seringnya kita hapus dan tulis ulang kalimat yang kita ketik.

Barulah nanti bila diarasa sudah beres nulisnya, ubah lagi warna font nya menjadi warna hitam kembali. Dan lihatlah hasilnya, mungkin akan banyak kata yan typo dna kalimat yang kurang lezat dibaca. Tapi tidak apa-apa kan masih sanggup diedit sebelum dipositing.

Kamis, 18 Oktober 2018

Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]

Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]

Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasarkan saya sangat manis dan powerfull untuk melatih kemampuan menulis dan membiasakan diri untuk menulis setiap hari. Apa nama situsnya dan bagaimana bisa? Berikut akan saya coba jelaskan kenapa dan bagaimananya, tentunya bersumber dari pengalaman pribadi. Adapun situs yang saya maksud yaitu 750Words.com.

Awal mula saya mengenal situs ini yaitu dari hasil baca-baca wacana tips menulis di Internet. Saya lupa lagi di mana saya menemukannya hingga karenanya diarahkan untuk mencoba  / merasakan situs ini kalau ingin melatih diri semoga bisa menulis setiap hari. "Wah, menarik juga nih sepertinya", pikir saya.

Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]

Dengan membaca sedikit penjelasannya, sayapun mulai membuka situs tersebut. Dan kesan pertama yang saya sanggup sesudah melihat tampilan situsnya, WOW sangat simpel alias sederhana, yummy dipandang, dan tentunya tidak banyak hiasan pernah-pernik yang bikin pedih di mata. Selain itu, ternyata situs ini cukup responsive, selain bisa dibuka via desktop, juga bisa via mobile Smartphone. Sehingga anda bisa dengan gampang merampungkan 750 kata tanpa harus menulis di Laptop atau komputer.

Adapun sosok di balik terlahirnya situs ini yaitu sepasang suami istri yang berasal dari Berkeley, California yang punya passion dan harapan untuk berkontribusi memajukan bidang kepenulisan, yakni berjulukan Buster dan Kellianne. Dalam mendirikan situs ini, mereka terinspirasi oleh konsep yang berjulukan "Morning Pages" yang dijelaskan dalam bukunya Julia Cameron, yang berjudul "The Artist's Day". Konsep tersebut secara sederhana mengajarkan kita untuk setidaknya menulis sebanyak 3 halaman setiap paginya. Apa yang ditulis? Bebas.. ya silakan tulis sebebas-bebasnya (free writing). Buster menyebut bahwa konsep Free Writing ini bisa berefek lebih baik daripada meditasi dalam pemulihan kesehatan. Wow..luar biasa, bukan?!

Sampai dikala ini sudah lebih dari 300 ribu orang yang sign up (mendaftar) di situs 750words.com ini.

Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]

Ketentuan Penggunaan

Tagline dari situs ini sendiri yaitu berbunyi "750Words.com - Write Every day". Sudah terperinci bahwa tujuan dari dibentuknya situs ini yaitu sebagai wadah untuk melatih diri semoga terbiasa menulis setiap hari. Adapun alasan kenapa harus menulis setiap hari, terlebih menulis di blog bisa anda baca di blog yang berjudul 7 manfaat konkret menulis blog setiap hari.

Dan sesuai nama domainnya, goresan pena yang dibuat setiap hari tersebut harus setidaknya memuat 750 kata di dalamnya. Kenapa harus 750 kata? Dari klarifikasi singkat di Home page nya, disebutkan bahwa alasannya, kurang lebih yaitu kerena 750 kata merupakan bilangan yang dirasa paling ideal untuk mengatahui telah seberapa padatkah goresan pena yang telah kita tuliskan. Dengan 750 kata rata-rata dirasa sudah bisa cukup mengcover secara detail setiap pembahasan yang akan dituangkan pada sebuah tema tulisan. Ini juga sebetulnya bisa dijadikan contoh dalam penulisan blog di blog, sebisa mungkin dibuat minimal 750 kata.

Dalam prakteknya, tentu anda juga tidak perlu menghitung manual atau memakai aplikasi pihak ketiga untuk mengetahui jumlah kata yang sudah ditulis. Cukup dengan melihat ke arah bawah sebelah kanan, di sana akan ada counter / penghitung kata yang secara terus menerus menghitung setiap kata yang ditulis atau pun dihapus. Tampilannya adalahs menyerupai di bawah ini (Akan terlihat kalau sudah buat akun dan login)
Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]

Oke, Inti wacana ketentuannya sudah dimengerti ya. Yakni menulis setiap hari dengan minimal memuat 750 kata di setiap tulisannya.

How it Works? - Cara kerja 750words.com

Sekarang kita masuk ke kerja dari situs ini. Bagaimana cara situs ini dalam melaksanakan tracking atau pelacakan bahwa kita telah berhasil menulis sejumlah 750 kata dan dilakukan setiap hari. Sebenarnya kalau anda sudah menciptakan akun di 750Words.com akan bisa eksklusif mengerti bagaimana cara kerjanya. Tapi tak apa, di sini saya akan coba kasih sedikit penjelasan.

Btw, untuk membuka akun di 750words.com sangatlah mudah, cukup input nama lengkap dan email juga password yang dipakai untuk login ke akun 750words.com.
Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]
Maka tanpa melaksanakan verifikasi email pun, anda akan diantarkan ke halaman entry di mana nanti anda akan mulai menulis. Tampilannya yaitu kurang lebih menyerupai ini.
Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]


Nah sesudah menciptakan akun dan login, maka akan tampil sejumlah formasi kotak berwarna hijau sejumlah kurang lebih 31 kotak. Nah kotak-kotak tersebut yang akan jadi penanda / tracker sejauh mana kita telah menulis, sekonsisten apa kita telah menulis. 31 berarti 31 hari yang merupakan jumlah hari maksimal dalam sebulan. Setiap kita berhasil merampungkan 750 kata dalam sehari, maka satu kotak tersebut akan berubah symbolnya menjadi ada tanda Cross / Silang hijau.
 
Dan di sini kita ditantang untuk mengisi secara full kotak tersebut hingga penuh. Yang mana hal tersebut bisa dilakukan dengan kita menulis setiap hari di situ. Berikut yaitu tampilannya kalau berhasil merampungkan menulis rutin selama sebulan penuh setiap hari, tanpa putus, tanpa setengah-setengah.
Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]
Bukan punya saya

Secara psikologis, fitur Cross / silang tersebut berdasarkan saya cukup baik dalam memperlihatkan motivasi menulis bagi diri sendiri. Dengan menyerupai itu, setidaknya ada sedikit dorongan dalam diri untuk merampungkan misi menulis setiap hari, alasannya yaitu kalau sehari saja mangkir menulis, maka kotaknya akan blank alias kosong. Atau kalau menulis tapi tidak hingga 750 kata, maka kotaknya akan menjelma tanda garis miring (/) kalau disave. Seperti terlihat di bawah ini.

Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]
Memang tidak ada hukumannya kalau kotaknya kososng. Tapi tentunya kalau sudah mendaftar, sebisa mungkin kita selesaikan misi setiap harinya untuk setiap kotak menjelma tanda Silang hijau.

Melatih diri untuk impulsif dalam menulis dengan 750words.com
Salah satu tips menulis yang juga saya posting di blog lain yakni wacana menulis mengalir tanpa banyak memikirkan persoalan teknis ini itu. Ya sejatinya menulis itu harus memakai otak kanan yang impulsif dan mengalir, tidak perlu memikirkan benar tidaknya sebuah ejaan atau tanda baca, yummy tidaknya sebuah kalimat, tulis saja dulu. Karena toh nantinya ada kiprah si otak kiri yang kritis untuk membenarkan atau mengedit setiap kesalahan yang ada.

Kaprikornus fungsi otak kanan dan otak kiri tersebut harus dipisahkan, terlebih dalam acara menulis. Akan tidak gampang menghasilkan goresan pena yang banyak kalau dikala menulis, kita juga disibukkan dengan acara mengedit. Itu acara yang berbeda dan jangan disatukan.

Nah di 750Words.com ini, kita juga perlu menerapkan cara menyerupai itu. Mengalirlah dalam menulis, buatlah jari-jari Anda menari di atas keyboard untuk membentuk rangkaian goresan pena yang otak kanan Anda ucapkan.

Menulis di platform 750Words.com bukanlah acara Blogging (Ngeblog) atau Status Updating (update status di Social media). Kaprikornus tidak perlu ragu dan minder dengan apa yang kita tulis, toh tidak akan ada yang tahu juga. Seperti slogan yang selalu hadir di bab bawah, yaitu 750 Words – Private, unfiltered, spontaneous, daily .

Kaprikornus selain sifatnya yang private, tulisannya juga bebas filter (unfiltered), artinya tidak akan ada yang menyaring goresan pena anda. Spontaneous artinya menyerupai dikatakan tadi, di platform ini kita dianjurkan untuk sespontan mungkin dalam menulis sehingga tercapai minimal 750 kata sekalipun 750 kata tersebut mungkin masih jelek. tidak apa-apa, masih bisa diedit loh. Dan terakhir yang jadi utama yaitu 'daily', yakni dilakukan secara rutin setiap hari.

Pricing / Harga

Sudah cukup nampaknya bicara soal teknis dan ketentuan penggunaan situs 750words di atas, kini kita sedikit membahas wacana pricing / harga dari layanan situs ini.

Yang perlu anda tahu, bahwa pada kurang lebih 4 tahun kemunculannya yakni semenjak December 2009 hingga dengan Mei 2013, situs ini sepenuhnya gratis dan bisa dipakai sepuasnya oleh para membernya. Namun alasannya yaitu semakin berkembangnya situs, semakin situs itu memerlukan proteksi / support untuk tetap mempertahankan atau meningkatkan layanannya. Dan terhitung dari Juni 2013 hingga sekarang, keanggotaan 750words.com hanya gratis pada satu bulan pertama. Untuk tetap menikmati layanan ini di bulan berikutnya, anda harus menjadi member dengan membayar biaya keanggotaan senilai $5 saja tiap bulannya (bisa berhenti berlangganan kapan saja).

Adapun sebetulnya kalau anda menginginkan secara gratis terus menerus bisa saja, tinggal daftar ulang memakai email yang berbeda.

Writing Challenge

Setiap bulan 750Words.com juga selalu memperlihatkan challenge bagi para membernya untuk konsisten menulis setiap hari selama sebulan penuh. Targetnya jelas, yakni harus memenuhi semua kotak dengan tanda X hijau. Jika ada yang bolong satu hari saja, maka dinyatakan gagal dan akan ada sejenis punishment bagi member yang ditentukan di awal oleh member itu sendiri, semisal membayar bantuan senilai sekian dollar dan lain-lain atau melaksanakan hal-hal lain sebagai punishment / eksekusi diri sendiri.

Pun sebaliknya kalau anda berhasil merampungkan tantangan dan berhasil konsisten menulis selama sebulan full, maka anda bisa memanjakan diri anda dengan banyak sekali hal sebagai hadiah.

Challenge ini ada setiap bulan dan kalau ingin ikut serta, harus melaksanakan sign up terlebih dahulu di bulan sebelumnya. Misal kini bulan juli, maka kita bisa melaksanakan sign up untuk tantangan bulan Agustus depan. Caranya cukup dengan mengklik tombol "THIS MONTH" kemudian pilih Next month challenge. Dan isilah form / surat perjanjian kontrak menyerupai tampak berikut ini
Kali ini saya akan menyajikan sebuah review alakadarnya wacana sebuah situs yang berdasark Mau Tau? Membiasakan Menulis Setiap Hari Dengan 750Words.Com [Review]

Bagaimana? Tertarik untuk ikuti tantangannya??

***

Nah, barang kali cukup sharing / review saya wacana situs 750words.com. Sebenarnya masih banyak yang bisa dibahas, misal wacana statistik penulisan yang anda lakukan, berapa kata yang diketikkan dalam satu menit, serta wacana indikator yang memperlihatkan sikap anda dikala menulis, bisa dilacak di situs ini melalui hidangan / tombol View Stats yang terletak di sebelah atas halaman entry. Silakan bereksplorasi dan menjelajah lebih dalam wacana segala fitur dari situs 750words.com ini.

Sekian, semoga bermanfat. Terima kasih. Kalau ada yang mau menambahkan, silakan bisa sampaikan di kolom komentar di bawah ini ya. Salam.